Overview

  • Sectors Biomedis , Bioteknologi , Farmasi
  • Posted Jobs 1
  • Viewed 1427
banner 2

Company Description

Berawal dari sulitnya mencari obat batuk dan asthma untuk suaminya yaitu Bapak Oei Kim Hiem pada tahun 1931, Ibu Lim Djoei Nio meramu tumbuhan-tumbuhan herbal yang sudah terbukti turun temurun mampu mengobati batuk dan asthma dengan efektif dan tanpa efek samping.  Dengan segala pengetahuan, ketekunan dan keberaniannya, ia berhasil meramu obat yang dapat menggantikan obat batuk batuk dan asthma suaminya saat itu.

Setelah beberapa tahun manfaat obat ini dirasakan di kalangan keluarga sendiri dan kenalan terdekat, Ibu Lim Djoei Nio bersama dengan anaknya yang bernama bapak Liem Hok seng mulai membuat  perencanaan pemasaran obat batuk herbal tersebut.  Dan saat itu oleh istri dari bapak Lim Hok Seng yaitu Ny. Oei Mo Lian dipilih nama LASERIN sebagai langkah awal persiapan pemasaran obat batuk dan asthma tersebut.

Bapak Lim Hok Seng mulai memasarkan Laserin di kota Padang,  dan disebarkan sampai ke Payakumbuh.  Kehadiran Laserin disambut baik masyarakat kota Padang dan di Payakumbuh ini  Laserin memperoleh tanda penghargaan berupa Medali Emas.

Dari kota padang, pemasaran Laserin berlanjut hingga bandung dan Jakarta. Pada tahun 1982, untuk memenuhi kebutuhan pasar dan banyaknya permintaan, dilakukan otomasi produksi secara keseluruhan,  dan juga dilakukan tes pengawasan yang ketat untuk memastikan kualitas yang baik oleh staf yang berkemampuan tinggi.

Seiring dengan berjalannya waktu, proses produksi menjadi semakin masif dan lebih modern sehingga pabrik mecosin yang berlokasi di Jakarta menjadi tidak cukup besar untuk memenuhi seluruh permintaan produksi.  Sehingga pada tahun 2018 Pabrik PT. Mecosin Indonesia yang berlokasi di Jakarta dipindahkan ke lokasi baru yang lebih luas dan strategis di daerah Bogor pada lahan 19.530 m2 dengan fasilitas dan peralatan produksi yang baru, modern dan berteknologi tinggi.