Applicant Tracking System atau yang umum diketahui dengan singkatan ATS saat ini telah banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyaring lamaran yang masuk sebelum diseleksi oleh HRD. Sistem ini melakukan deteksi dengan cara mendeteksi kata kunci yang berhubungan dengan lowongan kerja yang tengah ditawarkan. Ingin CV-mu cepat sampai di tangan HRD? Yuk, ikuti tips bikin CV ATS berikut ini!
1. Bikin CV yang Singkat dan Jelas
Tahukah Pejuang Karir, berapa lama waktu yang dihabiskan oleh HRD untuk menilai selembar CV? HRD hanya memerlukan waktu lebih kurang 6 detik untuk melakukan penilaian terhadap selembar CV. Oleh karena itu, Pejuang Karir perlu membuat penjelasan yang tidak terlalu panjang di dalam CV.
Paragraf yang terlalu panjang dan teks yang banyak hanya akan membuat HRD kehilangan minat untuk membaca CV Pejuang Karir. Susunlah CV menggunakan kalimat pendek dan ringkas dan pisahkan beberapa bagian yang membutuhkan detail informasi seperti menjadikannya bullet point. Hal ini untuk mempermudah HRD membaca dan mencerna informasi yang Pejuang Karir berikan.
2. Promosikan Diri Pejuang Karir Sebaik Mungkin
Bagaimanapun juga CV merupakan alah promosi diri kepada HRD. Oleh karena itu buat HRD tertarik dan berminat serta ingin tahu lebih dalam tentang Pejuang Karir. Salah satu kunci efektif dalam menulis CV yang menarik HRD adalah menempatkan diri Pejuang Karir di posisi pembaca.
Pada saat membaca CV, perhatikan dengan seksama apakah poin-poin yang ingin Pejuang Karir sampaikan sudah tertulis dengan jelas? Ini merupakan hal yang sangat penting, terutama untuk bagian pengalaman dan keterampilan yang Pejuang Karir miliki.
3. Buat CV Pejuang Karir Lebih Personal
Walau rekam jejak yang solid sangat penting ditunjukkan kepada para recruiter, namun belakangan ini HRD juga tertarik untuk mengetahui kepribadian para kandidat. Misalnya saja, apakah Pejuang Karir memiliki skill kerja sama tim yang baik? Apa motivasi Pejuang Karir melamar pekerjaan tersebut? Apakah Pejuang Karir sosok pemecah masalah atau bukan?
Lebih dari sekadar data dan angka, cobalah untuk mulai cara buat cv ats friendly dengan memberikan penjelasan singkat tentang bagaimana Pejuang Karir menggunakan soft skill untuk mendapatkan pencapaian tersebut. Dengan penjelasan ini, HRD akan memiliki gambaran lebih kuat tentang diri Pejuang Karir sebagai seorang Individu.
4. Perhatikan Format dan Tampilan CV Pejuang Karir
Tampilan CV juga masih menjadi hal yang penting dan perlu mendapat perhatian khusus pada saat proses pembuatan. Sebab, tampilan inilah yang akan menentukan seorang HRD tertarik atau tidak dengan CV yang Pejuang Karir kirimkan. Tentunya, seorang HRD akan memilih untuk menilai CV yang terlihat profesional daripada tidak.
Karena Pejuang Karir perlu bikin CV ATS friendly, maka Pejuang Karir tidak perlu menggunakan layout atau template dengan desain yang terlalu rumit dan colourfull. Cukup gunakan template yang sederhana dan pastikan Pejuang Karir menyusun informasi di dalam CV dengan rapi dan komprehensif.
Bagaimana, bukankah tips bikin CV ATS di atas sangat mudah untuk dipraktikkan. Ingat ya, di era yang serba canggih ini para HRD tak lagi melakukan screening secara manual. Sudah banyak dari mereka yang memanfaatkan sistem ATS untuk menyaring CV. Maka dari itu, benar-benar perhatikan tips di atas.